10 Tanaman Lidah Mertua Terbaik di 2025 – Rekomendasi oleh Arsitek Lanskap ( Updated July 2025 )
Panduan lengkap untuk memilih 10 Tanaman Lidah Mertua terbaik di 2025. Pelajari tantangan yang dihadapi konsumen dalam memilih tanaman lidah mertua yang tepat dan bagaimana panduan ini memberikan wawasan dari ahli arsitek lanskap. Temukan daftar tanaman lidah mertua teratas yang telah disaring berdasarkan riset mendalam, kinerja produk, dan ulasan pelanggan untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat.
Sorotan Tanaman Lidah Mertua Terbaik: Pilihan 5 Teratas Kami
No. 1
Hiasan ruangan segar dengan warna cerah yang memikat
No. 2
Tanaman eksotis, mudah dirawat, dan cocok di rumah
Tanaman mini untuk ruangan lebih segar dan estetis
Tanaman hias indah dengan corak kuning yang menawan
Pilihan tepat untuk ruangan minimalis
-
- 5 more products
Mengapa Anda Dapat Mempercayai Kami
Pickzyo adalah database produk tepercaya, terus diperbarui dengan produk yang diteliti dengan cermat. Setiap artikel melalui proses menyeluruh, termasuk analisis produk terperinci, memahami kebutuhan pembaca, dan konsultasi ahli. Kami berkomitmen untuk menyediakan konten yang akurat, diteliti dengan baik, dan dapat diandalkan, memberikan wawasan berharga yang dapat dipercaya oleh pembaca kami.
Baca Kebijakan Editorial PickzyoApa manfaat tanaman lidah mertua?
Tanaman lidah mertua tidak hanya mempercantik tampilan rumah, tetapi juga mampu menyerap polusi dan memasok udara bersih. Hal ini berkat kandungan pregnan glikosida yang berfungsi mengurangi polutan menjadi asam organik, gula, dan asam amino. Dengan demikian, polutan tersebut tidak lagi membahayakan kesehatan manusia.
Berdasarkan riset Wolfereton Environmental Service (1999), setiap helai daun Sansevieria dapat menyerap formaldehida sebanyak 0.938 ȝg per jam. Riset lain juga menunjukkan bahwa dengan menempatkan 5 helai S. trifasciata Laurentii dewasa di ruangan seluas 100 m³, ruangan tersebut akan bebas dari polutan.
Selain itu, tanaman lidah mertua memiliki aroma khas yang bermanfaat untuk mengurangi bau tak sedap. Anda bisa menempatkannya di sudut ruangan seperti di kamar mandi atau dapur untuk menciptakan udara yang lebih segar.
Tanaman ini juga dapat merangsang pertumbuhan rambut. Anda hanya perlu mengambil gelnya dan mengoleskannya pada rambut seperti menggunakan lidah buaya. Selain itu, tanaman lidah mertua mudah dirawat karena tidak perlu disiram setiap hari.
Berkolaborasi dengan pakar: Cara memilih tanaman lidah mertua
Ada berbagai jenis tanaman lidah mertua yang dijual di situs e-commerce. Supaya Anda tidak salah memilih, kami telah menyiapkan poin-poin yang sebaiknya diperhatikan saat memilih tanaman lidah mertua. Silakan Anda simak setiap poinnya dengan saksama, ya!
Pilih berdasarkan bentuk daunnya
Jenis-jenis lidah mertua sangat beragam dan tiap jenisnya memiliki ciri khas masing-masing. Namun, Anda bisa mengklasifikasikan tanaman lidah mertua berdasarkan jenis daunnya. Ada yang berdaun pipih dan berdaun silindris.
Pipih, ragamnya termasuk banyak
Tanaman lidah mertua berdaun pipih terlihat seperti pedang. Ukurannya bervariasi mulai dari beberapa sentimeter hingga 2 meter. Jenis lidah mertua pipih merupakan yang paling banyak ditemui di Indonesia. Selain itu, ragam tanaman lidah mertua jenis ini juga termasuk banyak, lho! Sansevieria trifasciata 'Laurentii' serta Sansevieria trifasciata 'Bantel's Sensation' adalah beberapa contohnya.
Kedua tanaman tersebut memiliki keunikan yang berbeda. Sansevieria trifasciata 'Laurentii' berwarna hijau gelap dengan motif horizontal warna hijau keabuan dan sisinya berwarna kuning. Sementara itu, Sansevieria trifasciata 'Bantel's Sensation' memiliki warna putih yang unik di bagian daunnya. Hal tersebut membuat tanaman ini sering disebut sansevieria putih.
Tanaman lidah mertua jenis pipih bahkan sudah menjadi tanaman pekarangan. Karena bentuknya yang menyerupai pedang, secara psikologis akan membuat yang melihatnya merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, jenis ini sering dijadikan tanaman pembatas pagar. Namun, jika ditanam secara massal, jenis ini akan memberikan kesan yang menarik. Terutama untuk yang memiliki aksen warna kuning pada daunnya.
Silindris, bentuknya unik mirip tombak
Beberapa tanaman lidah mertua hidup di daerah yang lebih kering sehingga daunnya berbentuk silindris dan lebih keras. Dibandingkan jenis pipih, jenis silindris lebih kokoh karena daunya terisi penuh oleh serat tanaman. Daun yang tebal tersebut akan membantu menyimpan air lebih banyak dan menjaga daun supaya tetap lembap. Bentuknya yang unik menyerupai kaktus menjadi incaran bagi beberapa orang.
Ciri khas lain dari tanaman lidah mertua berdaun silindris adalah bagian yang sudah tua cenderung memiliki kerutan. Daun tua yang mengerut akan mengurangi keindahan jenis tanaman ini. Karena itu, pemotongan daun yang sudah tua diperlukan agar tanaman tetap terlihat rapi. Jika daun tua tidak dipangkas, pertumbuhan daun yang lebih kokoh akan menjadi tumpang tindih dengan daun yang sudah tua.
Ada banyak tanaman lidah mertua yang memiliki bentuk silindris, salah satunya adalah Sansevieria stuckyi. Tanaman yang dikenal dengan nama lain elephant tusks plant ini bisa tumbuh hingga 2 meter. Selain itu, ada Sansevieria cylindrica 'Boncel' yang memiliki ukuran hanya beberapa sentimeter.
Sesuaikan ukurannya dengan area penempatannya
Anda pasti akan menemukan tanaman lidah mertua yang berukuran besar dan mini. Dalam hal ini, Anda sebaiknya menentukan area yang akan dihiasi dengan tanaman lidah mertua. Setelah menentukan area yang tepat, Anda bisa memilih lidah mertua berukuran besar atau mini.
Besar, membuat halaman atau ruangan lebih estetis
Tanaman lidah mertua tidak memiliki batang sehingga tidak membuat ruangan jadi sempit. Walaupun demikian, tanaman yang berukuran besar sebaiknya diletakkan di ruangan yang lebih luas supaya terlihat seimbang. Sansevieria yang besar juga bisa ditanam hanya dalam satu rumpun pot untuk menjadi suatu focal point.
Selain itu, pastikan Anda memperhatikan warnanya. Tanaman lidah mertua berwarna kontras membuat ruangan terlihat lebih cerah. Namun, Anda harus memastikan warnanya menyatu dengan skema warna ruangan. Supaya aura tanaman lebih keluar, Anda bisa meletakkan beberapa tanaman dengan beragam warna dan ukuran di satu spot.
Jika ditanam di dalam ruangan, tanaman harus diperhatikan pemeliharaannya secara berkala. Pemeliharaan tersebut adalah penyiraman dan cakupan cahaya mataharinya. Ukuran yang besar tentu dapat menyimpan air yang lebih banyak. Namun, jika kekurangan cahaya matahari, Sansevieria juga akan lebih cepat membusuk.
Tanaman berukuran besar juga bisa memperindah halaman. Sansevieria yang besar dapat ditanam secara masif dengan area tanam yang memanjang. Namun, Anda harus memperhatikan pertumbuhannya karena tanaman ini bisa menjadi invasif (tidak terkontrol). Untuk mencegah hal tersebut, Anda harus memangkasnya secara rutin.
Mini, cocok dijadikan hiasan untuk mempercantik meja
Beberapa jenis tanaman lidah mertua memiliki ukuran yang kecil, contohnya Sansevieria trifasciata 'Hahnii'. Tanaman ini hanya memiliki panjang 6 inci sehingga cocok untuk menghiasi meja kerja atau meja ruang tamu. Keberadaan tanaman tidak hanya membuat meja terlihat lebih indah, tetapi dipercaya bisa meningkatkan konsentrasi.
Sansevieria mini, atau biasa disebut succulent, biasa digunakan untuk hiasan meja karena tidak memerlukan space yang besar. Selain itu, jenis ini sering ditanam secara vertikal (vertical garden) secara masif. Jenis ini juga bisa dijadikan sebagai wall decoration yang ditanam pada media tanam miring (geotextile). Anda dapat mengombinasikannya dengan jenis lain yang berukuran kecil.
Di pihak lain, tanaman tersebut akan menyediakan oksigen lebih banyak dan membuat suasana jadi lebih tenang. Anda pun bisa bekerja atau belajar dengan lebih produktif. Anda tidak perlu khawatir meja akan terasa sempit karena tanaman lidah mertua tidak memerlukan pot yang besar. Dengan demikian, space meja kerja Anda tetap luas.
Perhatikan pertumbuhan bentuk daunnya
Saat Anda memilih lidah mertua, Anda akan menemukan tanaman yang daunnya melingkar (roset) dan menyamping (meristem). Kedua jenis tanaman tersebut sama-sama indah dan memiliki kelebihan. Tanaman yang tergolong meristem tumbuh dengan cara melakukan pembelahan dan bisa diperbanyak dengan cara kultur jaringan. Jadi, pada jenis meristem akan lebih mudah menemukan tunas baru.
Sementara itu, tanaman yang masuk ke dalam golongan roset terlihat lebih rimbun dan daunnya saling bersilangan. Pada jenis yang tergolong pertumbuhan roset akan sulit menemukan tunas baru. Oleh karena itu, Anda harus rutin melakukan pemotongan pada daun-daun yang sudah tua.
Anda dapat melakukan pembibitan pada kedua jenis tersebut melalui kultur jaringan. Caranya dengan memotong daun menjadi bagian kecil. Kemudian, letakkan dalam wadah berair (jangan sampai terendam sepenuhnya) sampai mengeluarkan akar. Setelah keluar akar, pindahkan ke media tanam tanah subur dan akan tumbuh tunas baru.
Ketahui cara perawatannya sebelum membeli
Salah satu kelebihan tanaman lidah mertua adalah bisa beradaptasi pada berbagai kondisi. Meskipun begitu, Anda tetap harus memberikan perawatan yang benar. Supaya Anda bisa merawat lidah mertua dengan baik, poin-poin berikut ini bisa dijadikan acuan.
- Cahaya: Tanaman lidah mertua bisa bertahan di tempat yang terkena cahaya matahari langsung atau tempat teduh. Namun, tanaman yang disimpan di tempat teduh cenderung tumbuh lebih lambat.
- Air: Lidah mertua tidak boleh terlalu sering disiram karena bisa membuat akarnya membusuk. Untuk mencegah hal tersebut, Anda sebaiknya menyiram lidah mertua saat tanahnya kering.
- Debu: Debu bisa menempel dan membuat tanaman lidah mertua terlihat kotor. Jadi, Anda harus menyekanya menggunakan kain basah.
- Hama: Kutu putih dan tungau laba-laba merupakan dua jenis hama yang sering mengganggu tanaman lidah mertua. Untuk membasmi kedua hama tersebut, Anda bisa membasminya dengan menyemprotkan alkohol bilas dalam jumlah kecil.
- Pemangkasan: Ujung daun lidah mertua bisa berubah menjadi cokelat. Jika demikian, Anda sebaiknya memotong satu daun utuh. Jika Anda memotong sebagian daun, tanaman akan terlihat kurang estetik karena daun yang sudah dipotong tidak akan tumbuh kembali.
Cakupan sinar matahari untuk tanaman lidah mertua harus cukup. Jika ditanam pada area indoor, tanaman Sansevieria harus dikeluarkan dan dijemur minimal satu minggu sekali. Sinar matahari yang cukup diperlukan untuk merangsang proses pembentukan makanan (fotosintesis). Sinar matahari juga bereaksi dengan klorofil untuk memberikan warna hijau daun yang baik agar tidak pucat.
Daun Sansevieria pada umumnya memiliki lapisan lilin antiair (kutikula) sehingga terlihat mengilap. Hal ini bisa membuat debu terperangkap di permukaan daun Sansevieria. Oleh karena itu, diperlukan pembersihan secara rutin pada permukaan daun. Dengan demikian, pertumbuhannya tidak terhambat.
Tanaman Lidah Mertua 2026 Terbaik: Rekomendasi dan Peringkat
Jelajahi Tanaman Lidah Mertua terbaik dari 2026, dipilih dan diberi peringkat dengan cermat oleh Pickzyo. Rekomendasi kami didasarkan pada penelitian ekstensif dari sumber tepercaya dan ulasan pengguna nyata (diperbarui pada Juli 25 2025).
| # | Produk | Gambar | Membeli | Titik |
|---|---|---|---|---|
|
1
|
Sansevieria trifasciata 'Gold Flame' |
|
Hiasan ruangan segar dengan warna cerah yang memikat | |
|
2
|
Sansevieria kirkii 'Brown' |
|
Tanaman eksotis, mudah dirawat, dan cocok di rumah | |
|
4
|
Sansevieria trifasciata 'Hahnii' |
|
Tanaman mini untuk ruangan lebih segar dan estetis | |
|
5
|
Sansevieria trifasciata 'Laurentii' |
|
Tanaman hias indah dengan corak kuning yang menawan | |
|
6
|
Sansevieria masoniana |
|
Pilihan tepat untuk ruangan minimalis | |
|
7
|
Sansevieria hahnii 'Green Mould' |
|
Daun semakin pekat dan menawan seiring waktu | |
|
8
|
Sansevieria stuckyi |
|
Lurus bagai tombak, cocok untuk memperindah sudut ruangan | |
|
9
|
Sansevieria hybrid 'pagoda' |
|
Tanaman mini dengan bentuk unik dan tahan lama | |
|
9
|
Sansevieria hybrid 'pagoda' |
|
Tanaman mini dengan bentuk unik dan tahan lama | |
|
10
|
Sansevieria cylindrica 'Boncel' |
|
Hiasan ruangan lucu dengan daun gemuk dan perawatan mudah |
No. 1Sansevieria trifasciata 'Gold Flame'
Hiasan ruangan segar dengan warna cerah yang memikat
- Pertumbuhan lambat, tidak memerlukan banyak ruang.
- Daun dengan corak hijau dan kuning yang menarik.
- Mudah perawatan, cocok untuk ruangan dengan cahaya tidak langsung.
- Perlu suhu ruangan 15–23°C.
- Hanya bisa diletakkan di tempat dengan cahaya tidak langsung.
Tanaman Sansevieria trifasciata 'Gold Flame' dengan kombinasi warna hijau dan kuning yang segar, cocok untuk hiasan ruangan dan meningkatkan suasana.
No. 2Sansevieria kirkii 'Brown'
Tanaman eksotis, mudah dirawat, dan cocok di rumah
- Warna daun unik dan eksotis
- Perawatan mudah, tidak perlu disiram setiap hari
- Cocok untuk diletakkan di dalam rumah
- Corak dan warna maksimal hanya terlihat di tempat terang
Sansevieria kirkii 'Brown' memiliki daun cokelat bergelombang yang eksotis, mudah dirawat, dan cocok untuk penghias rumah.
Sansevieria trifasciata 'Hahnii'
Tanaman mini untuk ruangan lebih segar dan estetis
- Ukuran kompak, ideal untuk ruangan kecil.
- Meningkatkan estetika jendela kamar.
- Mudah dirawat dan tahan lama.
- Perawatan membutuhkan perhatian pada suhu, cahaya, dan air.
- Tidak cocok untuk ruangan tanpa pencahayaan alami.
- Pertumbuhannya terbatas pada ukuran kecil.
Tanaman Sansevieria trifasciata 'Hahnii' cocok untuk ruangan terbatas, hanya tumbuh 20-30 cm. Estetis dan menyegarkan.
Sansevieria trifasciata 'Laurentii'
Tanaman hias indah dengan corak kuning yang menawan
- Mudah dirawat dan tahan lama
- Corak dengan warna kuning yang menarik
- Cocok untuk menambah keindahan ruang dalam rumah
- Pertumbuhannya bisa tidak terkontrol jika terkena sinar matahari berlebih
- Mungkin tidak cocok di area yang kurang sinar matahari
Sansevieria trifasciata 'Laurentii' memiliki corak tegas dengan sisian kuning, mudah dirawat dan mempercantik ruangan.
Sansevieria masoniana
Pilihan tepat untuk ruangan minimalis
- Menyerap radiasi di ruangan
- Perawatan mudah, hanya membutuhkan sedikit air
- Cocok untuk ruangan minimalis dengan daun yang tidak lebat
- Tidak bisa diletakkan di sembarang tempat
- Perlu cahaya matahari tidak langsung untuk tumbuh optimal
Sansevieria masoniana, tanaman minimalis yang dapat menyerap radiasi dan membutuhkan sedikit perawatan. Daunnya yang indah cocok untuk mempercantik ruangan dengan cahaya tidak langsung.
Sansevieria hahnii 'Green Mould'
Daun semakin pekat dan menawan seiring waktu
- Daun semakin pekat dan indah saat dewasa
- Cocok untuk ruangan dengan gaya kontemporer
- Mudah dirawat, tidak memerlukan banyak sinar matahari langsung
- Daun tidak bermotif, tampak sederhana
- Tidak tahan terhadap sinar matahari langsung
Sansevieria hahnii 'Green Mould' dengan daun hijau polos yang semakin pekat dan indah saat dewasa, cocok untuk ruangan bergaya kontemporer.
Sansevieria stuckyi
Lurus bagai tombak, cocok untuk memperindah sudut ruangan
- Daun tumbuh ke atas, hemat space di sudut ruangan
- Tinggi mencapai 2 meter, cocok untuk dekorasi vertikal
- Mengeluarkan bunga harum yang bisa menjadi pengharum alami
- Tumbuh hingga 2 meter, dapat mengganggu keseimbangan ruangan
- Memerlukan perawatan untuk mencegah pertumbuhannya yang berlebihan
Sansevieria stuckyi, tanaman hias dengan daun lurus yang cocok untuk sudut ruangan, memberi sentuhan hijau dan kesan elegan. Tumbuh hingga 2 meter, menghasilkan bunga harum berwarna kuning-putih.
Sansevieria hybrid 'pagoda'
Tanaman mini dengan bentuk unik dan tahan lama
- Tahan terhadap cahaya matahari tinggi
- Ukuran mini, cocok untuk meja
- Dapat dibudidayakan dengan pemisahan tunas atau stek daun
- Berisiko rusak saat pengiriman
- Perlu perhatian khusus pada packing
Sansevieria hybrid 'pagoda' dengan batang melingkar unik, mini, dan tahan terhadap cahaya matahari tinggi. Cocok untuk dekorasi meja atau outdoor.
Sansevieria hybrid 'pagoda'
Tanaman mini dengan bentuk unik dan tahan lama
- Tahan terhadap cahaya matahari tinggi
- Ukuran mini, cocok untuk meja
- Dapat dibudidayakan dengan pemisahan tunas atau stek daun
- Berisiko rusak saat pengiriman
- Perlu perhatian khusus pada packing
Sansevieria hybrid 'pagoda' dengan batang melingkar unik, mini, dan tahan terhadap cahaya matahari tinggi. Cocok untuk dekorasi meja atau outdoor.
Sansevieria cylindrica 'Boncel'
Hiasan ruangan lucu dengan daun gemuk dan perawatan mudah
- Pertumbuhan lambat, tidak perlu sering ganti pot
- Daun gemuk, menarik sebagai hiasan ruangan
- Mudah dirawat, cocok di area tidak terkena cahaya langsung
- Daun bulat bisa tumbuh tidak presisi
- Butuh nutrisi tambahan berupa pupuk kaktus
Sansevieria cylindrica 'Boncel' dengan daun gemuk, tumbuh lambat, dan cocok sebagai hiasan ruangan tanpa perlu sering ganti pot.
Pertanyaan umum seputar tanaman lidah mertua
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan mengenai tanaman lidah mertua. Kami telah memilih tiga pertanyaan yang paling umum untuk dijawab di artikel ini.
Apakah tanaman lidah mertua berbunga?
Iya! Tanaman lidah mertua dapat berbunga, meskipun biasanya hanya sekali dalam setahun. Kemungkinan bunga muncul lebih besar pada tanaman lidah mertua yang tumbuh di luar ruangan sepanjang tahun.
Bunga Sansevieria muncul dalam malai yang tumbuh tegak dari pangkal batang. Bunga ini bersifat berumah dua, yang berarti putik dan serbuk sari tidak berada dalam satu bunga. Bunga dengan putik disebut bunga betina, sedangkan bunga dengan serbuk sari disebut bunga jantan. Bunga lidah mertua mengeluarkan aroma wangi, terutama pada malam hari.
Apakah tanaman lidah mertua beracun?
Tanaman lidah mertua mengandung saponin, sebuah zat kimia alami yang berfungsi sebagai pelindung bagi tanaman. Zat ini beracun bagi hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing, dan dapat menyebabkan masalah pencernaan. Hal ini telah dikonfirmasi oleh The American Society for the Prevention of Cruelty to Animals (ASPCA).
Lidah mertua mengandung saponin sebagai insektisida dan fungisida alami yang dapat menyebabkan reaksi gastrointesinal jika tertelan. Gejala yang mungkin timbul termasuk muntah atau diare pada manusia dan hewan. Selain itu, saponin juga dapat menyebabkan dermatitis berupa ruam atau iritasi kulit. Perlu diingat bahwa saponin terdapat di seluruh bagian tanaman.
Bolehkah menyimpan tanaman lidah mertua di kamar?
Anda dapat menyimpan tanaman lidah mertua di kamar karena tanaman ini dapat memproduksi oksigen pada malam hari. Namun, pastikan untuk merawatnya dengan baik, seperti menjaga kelembapan tanah agar tidak terlalu lembap. Segera buang daun yang menguning untuk menghindari pembusukan di dalam kamar.
Daun lidah mertua memiliki aktivitas antibakteri yang dapat menyerap polutan berbahaya di udara. Ini berkat kandungan pregnan glikosida dalam daun yang mengubah polutan menjadi asam organik, gula, dan asam amino, sehingga polutan tersebut tidak lagi membahayakan manusia.
Kesimpulan
Tanaman lidah mertua memiliki berbagai jenis, mulai dari yang berdaun pipih dan bisa tumbuh hingga 2 meter, hingga jenis mini dengan daun berbentuk silindris. Perawatannya pun mudah karena tidak memerlukan penyiraman setiap hari.
Selesai sudah pembahasan tentang tanaman lidah mertua. Semoga informasi ini dapat membantu Anda menemukan tanaman yang sesuai. Sekarang, saatnya Anda memilih lidah mertua yang cocok untuk Anda. Selamat berbelanja!
Pertanyaan Yang Sering Muncul
Apa itu tanaman lidah mertua?
Tanaman lidah mertua, atau Sansevieria, adalah jenis tanaman hias yang mudah dirawat dengan daun panjang dan keras. Tanaman ini populer sebagai tanaman indoor karena tahan terhadap kondisi cahaya rendah.
Apa saja manfaat tanaman lidah mertua?
Tanaman lidah mertua dapat membantu meningkatkan kualitas udara dengan menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen, serta memiliki sifat purifikasi udara yang bermanfaat untuk kesehatan.
Bagaimana cara merawat tanaman lidah mertua?
Lidah mertua memerlukan sedikit perawatan. Cukup beri air secara teratur, namun tidak berlebihan. Pastikan tanaman mendapatkan cukup cahaya, tetapi tidak langsung dari sinar matahari yang keras.
Berapa lama tanaman lidah mertua hidup?
Tanaman lidah mertua dapat hidup bertahun-tahun dengan perawatan yang tepat. Beberapa spesies bahkan dapat bertahan lebih dari 10 tahun.
Apakah tanaman lidah mertua cocok untuk kamar tidur?
Ya, tanaman lidah mertua sangat cocok untuk kamar tidur. Selain mudah dirawat, tanaman ini juga dapat membantu membersihkan udara, menciptakan lingkungan yang lebih segar dan sehat.
Di mana tempat terbaik untuk menaruh tanaman lidah mertua?
Tanaman lidah mertua cocok ditempatkan di ruang dengan cahaya terang atau redup. Hindari penempatan langsung di bawah sinar matahari yang terik untuk mencegah daun terbakar.
Apakah tanaman lidah mertua membutuhkan banyak air?
Tidak, tanaman lidah mertua hanya membutuhkan sedikit air. Biarkan tanah mengering sepenuhnya sebelum menyiramnya lagi.


